Bergejolak tekad menuju puncak peraduan
Kokoh pundak membawa sebuah tujuan
Erat gandengan mengusir egoisme persaingan
Berbekal mimpi, ia bawaku dalam realisasi
Roboh berdiri menyertai setiap raga
Batang pohon menjadi saksi bisu tak terkira
Liku terjal jalan setapak menuai inspirasi
Mengilhami diri yang bukan apa-apa didunia ini
Sungguh, kami hanya seonggok daging yang katanya manusiawi
Tiada prasasti demi abadinya kisah
Namun, ia ada disetiap sanubari yang melangkahkan kaki dari malam ke malam lagi
Dan hati yang akan menjaganya hingga mata tak mampu berkedip lagi
Ucapan sakral dariku untuk perjalanan realisasi mimpi ini, TERIMA KASIH
_Haniah_
Surakarta, 9
Februari 2014







0 komentar:
Posting Komentar