Kamis, 19 Februari 2015

Deteksi Kanker Serviks

DETEKSI PAP SMEAR
Oleh: dr. Ira Syahriarti, SpOG


Pap smear adalah suatu pemeriksaan yang aman dan murah untuk mendeteksi kelainan sel-sel di mulut rahim. Metode tes ini adalah pemeriksaan sel-sel yg diambil dari apusan mulut rahim dan kemudian diperiksa dgn mikroskop untuk melihat perubahan-perubahan yg terjadi dari sel tersebut .Dalam pap smear memiliki Lesi derajat tinggi, sensitivitas 60-80%, False negatif: 30-50%, dibutuhkan pengumpulan spesimen yg kuat dan pembacaan sitologi yg kuat. 
 Syarat tes pap smear: 
Tes Pap Smear dilakukan sebelum pemeriksaan bimanual. Hindari kontaminasi dengan pelumas. Tidak melakukan hubungan suami istri dalam 24 jam atau pemberian obat pervaginam dalam 48 jam. Dilakukan antara hari 10-20 siklus haid
Siapa saja yang bisa Pap Smear? 
Setiap wanita yang pernah melakukan hubungan seksual:

   - Dalam waktu 3 tahun setelah   melakukan penetrasi
   - Umur  diatas 21 tahun
Frekuensi pemeriksaan.
ž  Setiap tahun sampai usia 50 tahun
ž  Diatas 50 tahun dilakukan 3 kali pemeriksaan berturut-turut setiap tahun, bila normal dapat diulang setiap 3 tahun

Proses dihentikan bila:
ž  Diatas 65 tahun, dengan syarat:
   - Tidak abnormalitas tes Pap dlm 10 tahun terakhir
   - Tidak ada riwayat pemakaian DES (diethylstillbestrol)
   - Kanker serviks atau kanker endometrium negatif
ž  Dilakukan pengangkatan seluruh rahim karena tumor jinak (Histerektomi)

 Pencegahan kanker serviks:
ž  Pencegahan dapat melalui imunisasi.
ž  Vaksinasi HPV merupakan pencegahan primer kanker serviks yang akan membantu pembentukan antibodi. Vaksinasi HPV ada 3 tahap: 

  • Bulan0
  • Bulan ke ½
  • Bulan ke 6                              

ž  Usia yg dianjurkan mulai 10-22 thn maksimal 55 thn

0 komentar:

Posting Komentar