Banyak orang bahagia memiliki harta bejibun jumlahnya, wanita begitu cantiknya dan tahta nan tingginya. Sayang sekali, bagi saya bahagia adalah ketika kedaulatan masih berada di jemari tangan dan kaki. Harta, wanita dan tahta adalah sepiring nasi yang tinggal menunggu basi. Kemudian, menjadi diri sendiri adalah sebuah keabadian yang tiada orang lain berkuasa atasnya.








0 komentar:
Posting Komentar