Biarlah ketukan-ketukan tuts ini berjajar rapi. Menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan. Aku sedang tidak ingin peduli pada omongan orang. Bagiku, menulis apapun adalah kebebasan yang haram di jamah. Toh aku tidak sedang mengganggu tidurmu bukan.
Kau boleh mencaciku sesuka hatimu. Setelah itu selesaikan urusanmu bersama Tuhan yang menciptakan aku.
Menjadi diri sendiri adalah kekayaan yang tak dapat dirupiahkan.
Ia adalah kado pada persimpangan kehidupan.
Setiap pilihan yang kita ambil mengandung resiko. Tak ada kata lain selain menikmati resiko.
Percayalah, pada akhirnya kita akan bersanding menumbangkan segala beda.