Kepada para mahasiswa yang telah
menggoreskan...
sebuah catatan kebanggaan dilembah sejarah manusia..
wahai kalian
yang rindu kemenangan..wahai kalian yang turun kejalan demi mempersembahkan
jiwa dan raga untuk negeri tercinta..
BEM UNS KABINET BEM UNS BERSATU..
Disini kutemukan orang-orang hebat yang sangat
menginspirasi dan menggugah semangat..
Keadaan genting pun senyum, canda dan tawa
mereka tak pernah padam, bukan berarti mereka cuek pada keadaan tapi karena
mereka mengerti dimana harus menempatkan..
Itulah salah satu hal yang mulai aku contoh
sejak berintegrasi dengan BEM UNS, tetap tersenyum dan tertawa bahagia..karena
dengan begitu kebersamaan akan tercipta..
Setiap hari porsima menjadi tempat baku hantam
segala aktivitas, dulu pernah terpikirkan olehku untuk memindahkan porsima dan
membangun sekre yang lebih besar lagi agar 150 anggota BEM UNS dapat berkumpul
dan berbagi suka duka di istana negara tercinta..
Mulai dari aksi politik di jogja, aksi sosial
HIV AIDS, aksi budaya “grebek sudiro” dan aksi-aksi yang kadang membuatku
geleng-geleng kepala karena kegilaan kalian semua,,
Aku merasa punya keluarga baru di BEM UNS
KABINET UNS BERSATU, sehari tak ke porsima maka pikiranku pasti melayang kesana
meskipun ragaku ditempat yang berbeda
Semua kita lakukan bersama, dari matahari
masih malu-malu untuk bersinar hingga mentari tak lagi memancar..
Kebersamaan itu indah dan mengingatkan..ingat
apa saja makanan favorit mereka : mas
toma yg gag suka ikan, zefa dan mas syahid yg suka mie ayam, dede rajin ke burjo,
aji doyan gudeg, anis yang gag bisa makan tanpa kecap, dan semuanya yg tiap
akan makan malam selalu galau mau makan dimana..
Mungkin bila Allah memperkenankan aku untuk
bisa mengubah undang-undang akan aku ubah jabatan mas toma dan segenap anggota
baik staf, kadiv dan para menteri menjadi “selamanya”..
Apa daya,,
Negara adalah negara aturan adalah aturan,,
He he :D









0 komentar:
Posting Komentar