Selamat pagi kawan, apakah harimu menyenangkan? Sudah
sarapan? Jangan lupa makan pagi karena itu sumber energi. Apa kabar kalian?
Baik- baik saja kan? Sehat? Alhamdulillah..
Hari ini, ketika aku
tengah merapikan tumpukan buku pribadi, ada objek yang tiba- ingin aku ambil.
Buku agenda ukuran quarto kecil warna hijau batik. Ku pikir dengan membaca buku
dapat meredam kekesalanku karena habis dimarahi ibu.. Memang dasar ibu dan anak
yang sama- sama keras kepala. Masalah sepele bisa jadi besar, tapi kita
langsung baikan ketika sama- sama butuh bantuan haha.
Kembali ke buku agenda tadi. Beberapa detik aku melihat-
lihat bentuknya, kemudian seutas benang kenangan muncul ke permukaan. Buku itu
adalah hadiah dari seorang sahabatku ketika ulang tahunku di usia kepala dua.
Sederhana, bahkan aku bisa membelinya sendiri bila aku mau. Mahal atau murah bukan
itu yang menjadi patokanku. Adalah isi dari buku itu yang sampai sekarang masih
begitu mengharukan, ketika aku membuka lembar demi lembar di dalamnya.
Lembar pertama, aku disuguhi dengan selembar foto
keluarga. Fotoku bersama mereka: teman-
teman dan kakak- kakak yang aku kenal di salah satu organisasi tingkat
universitas. Mulai lembar selanjutnya, potongan- potongan foto tentang perjalanan
persahabatan kami dimulai. Seperti sebuah puzzle,
setiap potongan itu memiliki ceritanya sendiri- sendiri. Mulai dari pertama
kali kenal, melanglang buana ke berbagai kota, pergi bersama, dan jalan- jalan
menikmati akhir pekan yang sederhana. Semua terpampang manis dengan caption yang membuat mata menitikkan
airnya.
Semakin dalam menuju lembar- lembar selanjutnya, ada
catatan- catatan lucu yang membuat aku terpingkal membacanya. Ucapan- ucapan
selamat ulang tahun yang ditulis dengan gaya mereka masing- masing. Uniknya, si
penulis buku agenda hanya menyertakan deretan nomor telepon pengirim ucapanya
tanpa menyertakan nama si pemberi ucapan. Aku yang penasaran langsung mencari
satu per satu deretan nomor telepon tanpa nama itu. Aku rangkum semua pesan itu
dalam #KataMereka. Silakan disimak. Semoga bermanfaat dan menghibur bagi anda.
Jika tidak bermanfaat, tinggalkan blog ini lalu pindah ke blog lain saja. Waktu
terlalu sia- sia untuk dibuang percuma:
#KataMereka…
“Haniah galak :D” -085778248***-
Ya, aku memang bisa
galak juga. Gak percaya? Haha. Galakku hanya kuberikan pada orang- orang tertentu
kok. Biasanya yang membuatku gemes tingkat Monas dan tingkahnya bikin pikiran pegel.
“Haniah itu jayus, polos tapi temen yang baik.” -085726055***-
Ini benar juga, aku
memang gak terlalu pintar ngelucu sih. Aku tipe orang yang serius hehe maunya
diseriusin *eh haha
“Han han itu calon ibu yang sabar, perhatian, penyayang. Calon ibu idaman deh J”
Kalau yang nulis ini
laki- laki, mungkin dia lagi belajar ngode. Pengucapnya perempuan sih, jadi aku
aman dari pelajaran sandi morse yang membingungkan.
“Han itu han han. Dia bukan kakakku, adikku, bahkan guru ngajiku. Han han itu temanku, sahabatku. Han han itu tinggi, anak Pendidikan Bahasa Indonesia, rumahnya Karanganyar. Nah, malah nulis biodatanya. Emm Hancan sih aku kadang manggilnya. Stand for Haniah cantik, lebih cantikkan aku :3 Han han itu orangnya baik, dewasa, pokoknya manteb jos. Selamat ulang tahun yang ke-40 kan? Hehe..” -085743178***-
Ini ngucapin selamat ulang
tahun apa nge-bully aku sih? Umurku ditambah dua kali lipat -__- ini orang
cocok buat teman bikin CV kayaknya, apal banget biodataku heemm..
“Han han itu…yang tersabar di antara yang lain. Berbicara dalam diam, pengertian. Gitu aja sih haha. Ucapannya nanti aku SMS sendiri.” -085799014***-
Yayaya..sesabar-
sabarnya aku, aku juga pernah marah dan kesal kok. Masih manusiawi kan ya.
Baythewey, gimana caranya aku ngomong kalau aku diam? Jadi binggung kan..
“Haniah yang aku kenal itu selalu bisa memposisikan dirinya berada di tempat yang paling aman, tidak mau ambil banyak resiko dan banyak pertimbangan. Selalu bisa jadi tempat berbagi untuk teman- temannya. Suka minjemin bahunya buat nangis teman- temannya ataupun suka jadi pendengar yang menyenangkan. Pokoknya Haniah sehat selalu, makin tua makin berkah, keep smile :D” -089649898***-
Ya namanya manusia
hidup kan pengennya hidup dengan tenang hehe. Aku juga gampang stress, makanya semua
harus dipikirkan dengan matang biar sesuai rencana. Pundakku selalu gratis kok,
karena aku percaya: ketika mampu memberikan kenyamanan sama orang lain, maka
aku pun akan diberi kenyamanan sama yang lain.
“Haniah itu dewasa, calm, baik. Semoga mimpi- mimpinya bisa tercapai. Amiin.” -0857908000***-
Dewasa? Mungkin belum.
Lebih tepatnya aku gak mau bergantung sama orang lain, jadi semua harus bisa
aku lakukan sendiri meski pekerjaan laki- laki sekalipun. Mungkin karena itu
aku gak pernah terlihat merengek- rengek sama orang lain, jadi kelihatan dewasa
gitu ya.
“Culun, cupu, gampang dibohongin, gak mau ngelawan, tapi mau berkorban (kayaknya sih gitu) dan suka bagi- bagi makanan. Sering- sering aja ya hehe. Di usia berkepala dua ya? Ya moga aja gak terlalu polos aja. Sama semoga bisa naik kereta tahun ini, pesawat juga :D” -085714896***-
Heemm gimana ya. Aku
mantan anak asrama soalnya, jadi masih kinyis- kinyis gitu haha. Dunia kuliah
buatku adalah hutan belantara. Tiga tahun ditempa tanpa cela, ketika keluar
harus berhadapan dengan pergaulan yang
vulgar. Sepertinya saya sedikit syook waktu itu hehe…
“Haniah, cewek satu ini tinggi banget tapi kurus. Pertanda pikirannya tinggi tapi tidak serakah dalam melangkah. Happy birthday sayangku :* Di usia yang baru jangan ketilang lagi ya :P I Love you J” -083866040***-
Terima kasih doanya,
tapi sepertinya kurang manjur hehe. Aku ketilang berulang kali, kalau dijumlah
udah 5-6 kali kena tilang polisi. Jangan tanya berapa total dendanya ya. Bikin
sakit hati..hiks T,T
“Pendiem tapi judes, judes tapi lucu, haha” -085728553***-
Ya ampun, jadi
kesimpulannya adalah aku pendiem tapi lucu gitu aja kali haha
“Haniah itu, H-A-N-I-A-H yap. Orang kalem yang ternyata pecicilan (kayaknya). Sukses terus kuliah, cumlaude, nikah, bahagia, punya anak banyak, terus anaknya juga tidak akan pernah cukup. Semuanya harus masuk UNS, semangat :D” -089697088***-
Pecicilan? Masih
“kayaknya” kan? Haha. Maaf, aku Cuma berencana punya anak 3. Gak usah banyak-
banyak yang penting bisa membesarkan mereka dengan baik dan jadi anak sholeh
sholehah. Masalahnya, kapan aku nikah? *jleb
Sekian #KataMereka.
Lucu ya haha. Bisa buat hiburan kalau aku lagi sedih. Apalagi sedih setelah
dimarahi ibukku tadi. Disuruh bersihin akar jamur, malah tak potong- potongin
semua haha. Tiba- tiba bisa ketawa lagi kan. Sederhana banget ya? Tapi ucapan-
ucapan itu adalah motivasi yang paling
mahal buatku. Terima kasih, terima kasih sudah menjadi bagian hidup seorang
Haniah. Terima kasih sudah menjadi inspirasi kisah untukku. Semoga bisa aku
ceritakan ke generasiku kelak. Mungkin setiap malam usai membacakan cerita, mereka
akan bertanya dengan antusiasnya, “Bu, mereka siapa?” Dan aku akan menjawabnya
dengan sukacita, “Mereka adalah orang- orang hebat di kehidupan ibu.”







0 komentar:
Posting Komentar